Rabu, 18 Februari 2026, Perayaan Misa Rabu Abu dilaksanakan di Gereja Santo Mikael Kranji dan dipimpin oleh Romo Edoardus Mau, SVD. Misa diikuti oleh seluruh siswa Sekolah Strada Bhakti Wiyata, Bapak dan Ibu guru, serta umat Paroki Kranji.

Rabu Abu merupakan awal Masa Prapaskah, yakni 40 hari persiapan menuju Paskah. Tanda abu berbentuk salib di dahi menjadi simbol kerendahan hati dan kesadaran bahwa hidup adalah anugerah Tuhan yang perlu dijalani dengan pertobatan, pembaruan diri, memperbaiki relasi dengan Tuhan dan sesama.

Romo mengajak anak-anak untuk mengenal pertobatan sebagai langkah sederhana untuk menjadi lebih baik setiap hari, belajar berkata maaf, mau berbagi, mendengarkan orang tua, dan berbuat baik kepada teman.

Dari abu yang sederhana di dahi, tumbuh harapan yang besar di dalam hati. Sebab iman keluarga dibangun bukan dari hal-hal yang rumit, melainkan dari langkah kecil yang dilakukan dengan setia dan penuh kasih setiap hari. 🤍

Sebarkan artikel ini